Sabtu, 08 Mei 2021

Tata Cara Sholat Tarawih di Rumah

Posted by Uswatun Hasanah on 09.44 with No comments

Tentunya bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meskipun bulan Ramadhan kali ini berbeda karena dunia sedang dilanda pandemi virus Corona. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan antusias umat Islam dalam menyambut Ramadhan kali ini. Hal ini dikarenakan bulan Ramadhan ini penuh dengan keutamaan.

1. Keutamaan Bulan Ramadhan
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang keistimewaan bulan Ramadhan ini. Soalnya di bulan ini dibuka pintu seluas-luasnya untuk amal ibadah dengan ganjaran berlipat ganda.

“Di bulan Ramadhan napasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dijabah.”

Keutamaan bulan Ramadhan lainnya adalah bulan Al Quran atau syahrul Al Quran. Diturunkannya Al Quran pada bulan Ramadhan ini menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan.

2. Tata cara Sholat Tarawih di Rumah
Di tengah pandemi virus corona/Covid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, Kementerian Agama telah mengeluarkan surat edaran mengenai panduan beribadah. Salah satunya adalah Kemenag meminta masyarakat muslim untuk menjalankan salat tarawih di rumah masing-masing.

Lalu bagaimana tata cara sholat tarawih berjamaah di rumah?  Sebenarnya tidak ada perbedaan tata cara melaksanakan sholat tarawih di rumah maupun di masjid. Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

Ushalli sunnatat Tarwhi rak’atayni mustaqbilal qiblati ad’an illahi ta’ala.
Artinya : “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala.”

Kemudian jumlah rakaat salat tarawih di rumah sama saja dengan jumlah salat tarawih di masjid, yakni maksimal 20 rakaat, dan minimal 2 rakaat (satu kali salam). Karena salat tarawih ini adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, maka dari itu harus mengikuti kaidah salat sunnah malam, yakni salam pada setiap dua rakaatnya.

Hal ini ditegaskan sebagaimana keterangan Syekh M Nawawi Banten dari kalangan Mazhab Syafi’i :

“Shalat Tarawih tidak sah dikerjakan empat rakaat dengan satu salam, tetapi harus ada salam setiap dua rakaat karena hadits menyatakan demikian,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, (Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah : 2002 M/1422 H), halaman 112

Sedangkan pembacaan surat setelah membaca Surat Al-Fatihah bersifat sunnah. Jadi bagi mereka yang salat tarawih sendiri bisa memilih surat mana saja yang mudah baginya untuk dibaca. Oleh karena itu, tata cara melaksanakan salat tarawih sendirian adalah sebagai berikut :

  • Melafazkan niat salat tarawih
  • Niat di hati ketika takbiratul ihram
  • Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati
  • Membaca taawuz dan Surat Al-Fatihah. Kemudian membaca salah satu surat pendek dalam Al-Quran dengan lantang
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk diantara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  • Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama
  • Salam pada rakaat kedua
  • Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai salat tarawih
3. Tata Cara Salat Witir
Setelah melaksanakan sholat tarawih 20 rakaat, selanjutnnya adalah melaksanakan sholat witir sebanyak 3 rakaat. Berikut tata cara sholat witir :

  • Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca Al-Fatihah dan surat dalam Al Quran
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk diantara dua sujud
  • Sujud
  • Lakukan rakaat kedua dan ketiga dengan urutan yang sudah dijelaskan sebelumnya
  • Tahiyatul Akhir
  • Salam
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar